Kepergian Mohammad Istiqamah Djamad atau Is dari Payung Teduh tentu punya alasan dan tujuan. Buktinya, Is masih aktif bermusik dengan nama Pusakata yang juga menjadi nama akun Instagram-nya. Beberapa waktu lalu, Is sempat mengatakan bahwa dia akan segera merilis single berjudul 'Kehabisan Kata'.

Alasan Is memilih nama panggungnya Pusakata

Bermusik, berkarya dan berkesenian menjadi pengisi waktu Mohammad Istiqamah Djamad setelah lepas dari band Payung Teduh. Kesibukan saat ini menjadi indentitas baru seorang Is berkarya sebagai seniman seutuhnya lewat Pusakata. Nama Pusakata bukan nama yang rumit untuk diingat oleh banyak orang. Pusakata lebih lekat dengan aksara dan sarat makna. Is memilih nama Pusakata karena tak jauh-jauh dari lingkar kehidupannya. Pusakata adalah nama yang diberikan anak pertama Is, Jingga kepada adik lelakinya. Pusakata yang berarti adalah sebuah kehidupan. "Waktu lepas dari Payung Teduh, bersama manajer dan teman-teman yang terlibat di dunia yang sekarang, ngapain jauh-jauh mikirin nama yang keren?! (Pusakata) Sebuah nama yang diberikan oleh anak saya yang berumur sembilan tahun untuk adiknya yang waktu itu belum lahir," kata pria kelahiran Makassar itu di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Cerita dalam lagu Kehabisan Kata

Kehabisan Kata bercerita tentang Is yang tak ingin kehabisan kata-kata ketika bersama dengan orang-orang yang disayang, atau, lebih tepatnya tak ingin kehabisan waktu yang terus berjalan untuk hal yang sia-sia. "Menghabiskan waktu, ditemani teh dan kopi di teras bertemu dan berbicara dengan orang yang kita sayang. Di Makassar, pisang goreng mentah dicocol dengan sambal. Dan saya enggak mau kehabisan kata ketika bersama dengan orang lain." Is yang sukses mengglorifikasi nuansa musik Payung Teduh lewat suara yang khas tak serta-merta bisa dilepas oleh para pendengar musik Payung Teduh. Hal ini juga tak bisa ditampik oleh Is, lantaran musik-musik folk Payung Teduh telah mengakar sejak awal pertama kali terbentuk pada 2007 lalu. Namun, Is merasa enggan jika dirinya terus dilekatkan dengan justifikasi, Is adalah Payung Teduh dan Payung Teduh adalah Is. Sang vokalis kini telah memiliki kemasan baru untuk eksistensinya di industri seni.